Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-Agama
Vol 1, No 2 (2018)

AKAR HISTORIS DAN DOKTRIN ALIRAN ADARI (TINJAUAN SELINTAS)

Indra Harahap (Universitas Islam Negeri (UINSU) Medan)



Article Info

Publish Date
17 Dec 2019

Abstract

AbstrakKemunculan dan perkembangan ADARI tidak bisa dipisahkan dari keberadaan agama-agama resmi di Indonesia. Sebab pada dasarnya para pendiri secara personal adalah orang-orang yang merupakan bagian dari para penghayat agama resmi. Menariknya, hal ini tampak dalam perkembangan ajaran ADARI yang disebut sebagai upaya akumulatif dari berbagai praktek keberagamaan. Hal ini sangat jelas tampak dalam ajaran mengenai ketuhanan yang tidak bisa dibedakan dengan prevalensi agama resmi. Berdasarkan beberapa referensi, dinyatakan bahwa munculnya ajaran ADARI dipelopori oleh Mangun Widjoyo saat berada di penjara di Wirogunan, Yogyakarta. Bahkan, menurut pengakuannya, selama di penjara dia mengadakan perenungan atau meditasi, sehingga instruksi dalam bentuk wangsit datang kepadanya untuk segera mengembangkan pengajaran tentang hasil perenungannya, yaitu Manunggaling Kawula Gusti, dan dia diangkat sebagai nabi yang juga sebagai inkarnasi tuhan.Kata kunci: Aliran ADARI, Doktrin Ketuhanan, Manunggaling Kawula GustiAbstractADARI's flow of birth and development cannot be separated from formal religion. Because indeed the founding fathers personally are people who are part of the practice of formal religion. Interestingly, it turns out that in the development of ADARI's doctrine, this can be called an accumulation effort from various religions. This is very clearly seen in his doctrine of divinity which is not distinguished as the prevalence of formal religions.Based on several references, it was stated that the emergence of ADARI's teachings was pioneered by Mangun Widjoyo while in prison (in a cell) in Wirogunan, Yogyakarta. In fact, according to his confession, during his time in prison he held contemplation or meditation, so that the instructions in the form of wangsit came to him to immediately develop a teaching on the results of his contemplation, namely Manunggaling Kawula Gusti, he was appointed as a prophet who was also God's incarnation.Keywords: ADARI’s Sect, Doctrine of God, Manunggaling Kawula Gusti

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

ssr

Publisher

Subject

Religion

Description

Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-Agama memuat artikel yang berasal dari hasil penelitian studi agama dalam ragam lingkup kajian meliputi perbandingan agama, sejarah agama, agama dan politik, sosiologi agama, antropologi agama, agama dan isu-isu kontemporer, hubungan antaragama, toleransi ...