Proses pembelajaran kurang terfokus pada siswa, guru kurang kreatif dalam mendesain proses pembelajaran sehingga siswa hanya sebatas mendengar dan menulis apa yang disampaikan oleh guru. Hal ini berdampak pada prestasi belajar siswa yang belum mencapai KKM yang ditetapkan yaitu minimal mencapai 65. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah pembelajaran berbasis masalah efektif dalam meningkatkanan hasil belajar matematika siswa kelas VI?. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penenlitian ini adalah: Mengetahui kefektifan pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VI. Metode pengumpalan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes. Dengan jenis tes essay yang terdiri dari 5 soal. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh thitung = 5,759 > ttabel = 1,705, maka H0 ditolak, artinya rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis masalah melampaui kriteria yang ditetapkan. Hasil analisis uji peningkatan diperoleh thitung untuk Equal variances assumed sebesar 3,913. Nilai thitung jika dibandingkan dengan ttabel pada α = 0,05 dan df = 27 + 27 – 2 = 52 diperoleh ttabel = 1,675. Karena thitung = 3,913>ttabel = 1,675, maka tolak H0 artinya hasil belajar siswa setelah mendapatkan perlakuan lebih tinggi dibandingkan sebelum perlakuan.
Copyrights © 2018