Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Farmasi Edisi November

PERBANDINGAN PEMBERIAN MADU LOKAL BUNGA CENGKEH (Syzygium aromaticum) DAN MADU IMPOR BUNGA MANUKA (Leptospermum scoparium) SECARA TOPIKAL TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus)

Abdul Wahid Jamaluddin (Universitas Hasanuddin)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2021

Abstract

Luka merupakan trauma fisik mengakibatkan kulit terbuka. Luka merupakan jalur masuk bagi mikroorganisme dari luar penyebab infeksi. Dahulu madu dimanfaatkan untuk mengobati luka bakar dan luka sayat. Madu memiliki keunggulan yakni memiliki hidrogen peroksida, eugenol dan methylglyoxal yang merupakan antibiotik yang unggul. Penelitian ini dilakukan dengan uji ekperimental. Hewan coba dibagi dalam 4 kelompok. Setiap kelompok diberikan perlakukan antara lain: dengan pemberian madu lokal, madu impor, dan salep povidone iodine (kontrol positif), dan kelompok kontrol negatif tanpa perlakuan. Dilanjutkan pemantauan dan pencatatan untuk proses penyembuhan tiap kelompok. Hal ini diukur dengan indikator antara lain: luas luka, kelembaban luka, warna, serta perubahan keropeng. Pada penelitian ini ditemukan bahwa dengan pemberian madu mempercepat proses penyembuhan luka dibandingkan dengan pemberian air dan povidone iodine (p<0,05). Selain itu ditemukan madu lokal memberikan efek penyembuhan luka yang lebih cepat dibandingkan madu impor. Pemberian madu memberikan efek yang lebih baik terhadap penyembuhan luka. Dibandingkan dengan pemberian salep Povidone iodine dan tanpa perlakuan.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jurnal_farmasi

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen ...