Gagal jantung adalah keadaan patofisiologik dimana jantung sebagai pompa tidak mampu memenuhi kebutuhan darah untuk metabolisme jaringan.Gagal jantung merupakan tahap akhir dari sebuah penyakit jantung dan merupakan penyebab peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien jantung.Pasien gagal jantung banyak yang mengalami kecemasan ringan sampai dengan berat.Kecemasan dan perasaan takut yang dialami pasien dapat berkurang dengan terapi komunikasi terapeutik.Tujuan penelitan untuk mengetahui efektifitas terapi komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020. Jenis penelitan bersifat quasy eksperimen dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020 sebanyak 25 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 25 orang. Hasil penelitian diperoleh hasil variable sebelum mayoritas kecemasan tingkat panik sebanyak 15 orang (60%), minoritas kecemasan tingkat berat sebanyak 10 orang (40%). Variabel sesudah minoritas kecemasan tingkat sedang sebanyak 15 orang (60%), minoritas kecemasan tingkat berat sebanyak 1 orang (4%). Hasil uji Wilcoxon dengan nilai p value = 0.000, maka P < 0,05 maka Ho titolak. Kesimpulan dari penelitian yaitu ada efektifitas terapi komunikasi terapeutik terhadap tingkat kecemasan sangat baik pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Royal Prima Tahun 2020. Diharapkan bagi responden agar menjalin komunikasi terapeutik dengan baik sehingga responden dapat menghilangkan pikiran-pikiran yang negative dengan cara saling berkomunikasi dengan perawat sehingga tingkat kecemasan responden dapat berkurang.
Copyrights © 2020