Pengelolaan sungai yang kompleks dan bersifat multisektor memerlukan tata kelola yang kolaboratif dalam penyelesaian masalahnya. Keterlibatan berbagai pihak menjadi penting dalam tata kelola yang kolaboratif. Masyarakat sebagai salah satu pihak terkait dalam pengelolaan sungai memiliki pengaruh yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menemukenali bentuk partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan sungai yang dilakukan di Kota Surakarta. Metode analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif berdasarkan pada kuesioner. Penelitian ini menunjukkan bentuk partisipasi masyarakat dalam tiap program pengelolaan sungai yang dilakukan. Bentuk-bentuk partisipasi yang ada diidentifikasi ke dalam empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, dan pengawasan/evaluasi. Dari penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa selama ini, mayoritas masyarakat berpartisipasi dalam tahap pelaksanaan dan pemanfaatan hasil. Partisipasi masyarakat hanya pada kedua tahap tersebut karena kurangnya penginformasian terkait program dan tidak adanya kesempatan untuk berpartisipasi dalam beberapa tahapan. Partisipasi masyarakat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat, penginformasian program, tokoh masyarakat, dan kesempatan berpartisipasi dalam program.
Copyrights © 2020