Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peta pikiran dalam tatanan pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang terdiri atas 3 kelas. Sementara sampel penelitian adalah total sampling (sampel total) sebanyak 35 orang untuk kelas STAD dan Peta Pikiran (kelas XI IPA-1), 35 orang untuk kelas STAD (kelas XI IPA-2) dan 35 orang untuk kelas konvensional (XI-IPA 3). Melalui uji persyaratan, hasil belajar siswa memiliki distribusi normal. Melalui pembelajaran STAD+Peta Pikiran diperoleh rata-rata hasil belajar sebesar 81,67; dengan menggunakan STAD diperoleh sebesar 75,37; sedangkan dengan menggunakan Konvensional diperoleh 68,42. Kemudian hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji-F (analisis varians satu arah) dengan taraf kepercayaan =0,01; sehingga diperoleh Fhitung> Ftabel (13,86 > 4,81). Hal ini berarti bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan kata lain bahwa penggunakan peta pikiran dalam tatanan pembelajaran memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Berikutnya hasil belajar diuji dengan uji Tukey (Honestly Significant Differences = HSD), dengan tujuan untuk melihat apakah ada perbedaan hasil belajar antara ketiga perlakuan (pembelajaran). Hal ini berarti bahwa model pembelajaran STAD+peta pikiran memperlihatkan hasil belajar yang lebih baik.
Copyrights © 2020