Nuansa Indonesia
Vol 20, No 2 (2018): November

REPRESENTASI INSAN KAMIL DALAM SYAIR HIDAYATUL IHSAN: PENDEKATAN SEMIOLOGI ROLAND BARTHES

Nuraini Isti Kusumah (Universitas Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
28 Nov 2018

Abstract

Teks Syair Hidayatul Ihsan merupakan salah satu teks sastra Melayu Klasik yang ditulis oleh Raja H. Ahmad bin Raja H. Hasan. Ia merupakan seorang ulama dan tabib kerajaan Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari suntingan teks Syair Hidayatul Ihsan dengan naskah digitalnya tersimpan di lamanĀ  https://eap.bl.uk/archieve- file/EAP153-6-1, British Library dengan nomor meta data EAP/153/6/1. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa teks SHI mengandung sembilan buah pasal. Kesembilan pasal tersebut memiliki makna konotasi yang merujuk pada perilaku pribadi insan kamil. Representasi insan kamil yang dimaksud dalam teks mengandung enam pesan, yaitu (1) penyadaran untuk mentaati perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya dengan keikhlasan; (2) penyadaran untuk memiliki bekal ilmu; (3) penyadaran untuk melakukan perkara-perkara yang baik; (4) penyadaran untuk bersyukur atas nikmat Allah Swt.; (5) penyadaran untuk membina hubungan baik dengan sesama; (6) penyadaran akan datangnya kematian dan hari akhir.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

ni

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Nuansa Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Jurnal ilmiah ini menerbitkan hasil penelitian bahasa, linguistik, sastra, dan filologi, Nuansa Indonesia diterbitkan dua kali setahun, ...