Plastik adalah senyawa polimer alkena dengan bentuk molekul sangat besar. Istilah plastik, menurut pengertian kimia, mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Molekul plastik terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau nilai ekonominya.Alternatif lain penanganan sampah plastik yang saat ini banyak diteliti dan dikembangkan adalah mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak. Cara ini hanya mengubah sampah plastik langsung menjadi plastik lagi. Dengan cara ini dua permasalahan penting bisa diatasi, yaitu bahaya menumpuknya sampah plastik dan diperolehnya kembali bahan bakar minyak yang merupakan salah satu baha baku plastik. Teknologi untuk mengkonversi sampah plastik menjadi bahan bakar minyak yaitu dengan proses cracking (perekahan).Dari grafik dapat diketahui hasil pembakaran limbah plastik dengan suhu pemanasan 230oC dapat menghasilkan residu padat 3240 gram, suhu 250oC dapat menghasilkan 3192 gram, suhu 270oC dapat menghasilkan residu padat 2842 gram, suhu pemanasan 290oC dapat menghasilkan residu padat 2711 gram, dan suhu pemanasan 310oC dapat menghasilkan residu padat 2602 gram. Dari kedua grafik di atas dapat dilihat dan disimpulkan bahwa temperatur atau suhu sangat mempengaruhi produk yang dihasilkan karena apabila suhu makin tinggi nilai konstanta dekomposisi termal makin besar akibatnya laju destilasi bertambah dan konversi naik.
Copyrights © 2018