Jurnal Ilmiah Dozen Globalindo
Vol. 1 No. 2 (2020): Maret

EFEK PENGGUNAAN GADGET YANG BERLEBIHAN TERHADAP KONDISI PSIKIS ANAK (Studi Pada Siswa SMK Al-Ihya Selajambe)

ISKANDAR, YOGI (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Aug 2020

Abstract

Di era Informasi, gadget bukan hal yang aneh. Bagi sebagian orang gadget banyak digunakan untuk bekerja. Peran gadget dalam perjalanan hidup manusia tidak dapat dielakan lagi. Tidak sedikit orang berkata, lebih baik ketinggal gadget daripada uang, karena dengan adanya gadget kita dapat meminta bantuan orang untuk mengantarkan uang. Selain dari kemudahan dengan adanya gadget, ternyata terdapat pula dampak lain lain dari penggunaan gadget salah satunya adalah dampak pasikis pada anak. Metode penelitian yang dilakukan oleh peneliti menggunakan pendekatan penelitian deskripsi melalui deskripsi variabel dengan menggunakan pendekatan uji validitas, uji realibitas, analisis deskripsi dan uji hipotesis. Penggunaan gadget oleh siswa SMK Al-Ihya Selajambe sebesar 84,2% hal ini menunjukan pada tingkatan Tinggi. Untuk kondisi psikis anak mencapai 81,15%. Artinya, bahwa dampak psikis dari penggunaan gadget memiliki pengaruh yang tinggi. Sedangkat untuk hasil uji hipotesis nilai p value 0.000 yaitu <0.05sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.Artinya dengan demikian kesimpulan dari pengujian hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kondisi psikis anak. Penggunaan gadget yang belebihan tidak baik untuk kondisi psikis anak. Sebagai antara guru dan orang tua harus memberikan batasan agar anak tidak terlalu bergantung pada gadget. Sehingga anak akan tumbuh dengan baik sesuai dengan keinginan bersama. Siswa akan sulit mendapatkan prestasi jika selalu meluangkan waktunya untuk menggunakan gadget. Oleh karena itu perlu adanya pengawasan secara intensif antara guru dan orang tua siswa. Agar anak dapat terkontrol dalam menggunakan gadget. Pembelajaran yang dilakukan akan lebih efektif jika siswa dapat melakukan pembelajaran secara mandiri oleh karena itu diperlukan pembiasaan yang baik agar siswa dapat terbiasa melaksanakan pembelajaran secara mandiri. Untuk membentuk pembiasaan pada diri siswa. Siswa perlu dipaksa dalam melaksanakan kegiatan belajar secara mandiri dengan cara dilakukan pengawasan pada diri siswa. Kata Kunci: Penggunaan Gadget Yang Berlebihan, Konsisi Psikis Anak

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jdg

Publisher

Subject

Religion Aerospace Engineering Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Energy Engineering Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini bertujuan mempublikasi karya ilmiah untuk semua rumpun ilmu. Sehingga kekayaan intelektuan dari para peneliti dapat inventaris dengan baik dan dapat diketahui oleh publik serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ...