Persediaan merupakan faktor penting dalam proses produksi untuk memperhitungkan persediaan bahan baku yang optimal dengan menyeimbangkan jumlah kebutuhan bahan baku agar persediaan bahan baku tidak terlalu besar (over stock) ataupun telalu kecil (out of stock). metode Economic Order Quantity (EOQ) pada produksi kue lapis legit Kota Indah Pringsewu selama tahun 2016.Hasil penelitian dengan menggunkan metode Economic Order Quantity (EOQ) bahan baku tepung terigu yang optimal di Industri Kota Indah Pringsewu yaitu Persediaan 2.886,65 kg , dengan frekuensi pembelian sebanyak 9 kali, Persediaan pengaman (Safety Stock) sebesar 40,59 kg, dan bahan baku gula pasir sebesar 27,06 kg, pemesanan kembali (Reorder Point) tepung terigu sebesar 219,15 kg, sedangkan bahan baku gula pasir sebesar 146,1 kg, Persediaan maksimum (Maximum Inventory) menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) bahan baku tepung terigu, sebesar 2.927,24 kg, dan bahan baku gula pasir sebesar 1.488,21 kg,Hasil akhir penlitian bahwa Total Investory Cost (TIC) dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) lebih kecil bila dibandingkan dengan menggunakan kebijakan perusahaan atau metode konvensional yaitu dengan selisih biaya bahan baku tepung terigu 2016 sebesar Rp. 853.598,1
Copyrights © 2017