Konsentrasi dan minat belajar siswa hanya di awal kegiatan pembelajaran. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran di kelas, guru mengalami kesulitan dalam memilih media pembelajaran dan terbatasnya media pembelajaran di sekolah. Guru perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik dalam menyampaikan pembelajaran, salah satu solusinya dengan menggunakan media permainan tradisional patak suku. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimanakah implementasi permainan tradisional patak suku dapat menjadi media dalam upaya meningkatkan budaya dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Seiring dengan pembelajaran di era sekarang ini tidak lagi memandang siswa sebagai gelas kosong yang merupakan hanya sebatas target untuk memenuhi kewajiban pengajaran. Pembelajaran yang ditergetkan pada abad ke-21 adalah pembelajaran yang bisa merangsang siswa menjadi pembelajar yang aktif, kreatif, kritis serta menyenangkan sehingga tercipta pembelajaran bermakna. Berdasarkan solusi di atas, permainan patak suku dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan budaya dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Copyrights © 2019