ISTORIA
Vol 16, No 2 (2020): ISTORIA Edisi September, Vol. 16. No. 2

GERAKAN PASCA PROKLAMASI KEMERDEKAAN (KASUS PEMBENTUKAN PROPINSI JAMBI 1946-1958

Budi Purnomo (Jambi University)
Nelly Indrayani (Jambi University)



Article Info

Publish Date
23 Nov 2020

Abstract

Penetapan Jambi menjadi provinsi Sumatera Tengah berdasarkan keputusan KNI Sumatera tingkat daerah 18 April 1946 di Bukittinggi, dan desentralisasi Sumatera Tengah, serta diberlakukannya Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 1948 dan UU No. 15 tahun 1949 dilakukan tanpa melihat perkembangan dan keinginan rakyat Jambi dari faktor-faktor politik, sosial, ekonomi, historis, dan adat.  Sebagian Jambi meanggap hal ini telah merenggut hak-hak demokrasi rakyat. Kajian in melihat bagaimana gerakan pasca proklamasi kemerdekaan pada kasus pembentukan Propinsi Jambi 1946-1958. Dengan menggunakan metode historis yang menekankan pada sumber sekunder, penelitian ini mengidentifikasi jabaran kasus pembentukan Provinsi Jambi 1946-1958. Gerakan pasca proklamasi ini melahirkan pergolakan masyarakat. Mereka mencoba memisahkan Jambi dari Sumatera Tengah ke Sumatera Selatan dari perspektif yang sesuai secara politis dan tepat (menurut masyarakat Jambi). Tuntutan masyarakat atas wilayah otonomi provinsi adalah tuntutan ketidakadilan (keseimbangan keuangan) dan upaya penyelesaian konflik (perebutan kekuasaan). Dari segi geografis, sosiologis, ekonomi, dan politisi wilayah Jambi telah mampu menjadi otonom tingkat provinsi.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

istoria

Publisher

Subject

Education

Description

Journal Istoria is a high quality research journal that is published by History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS). Journal Istoria is providing a platform that welcomes ...