Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian)
Vol 10 No 1 (2022): April

Efek Penambahan Kotoran Sapi terhadap Kualitas Kompos pada Pengomposan Batang Pisang

I Kadek Aditya Pranata (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
Ida Ayu Gede Bintang Madrini (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)
I Wayan Tika (Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana, Badung, Bali, Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Mar 2021

Abstract

ABSTRAK Pengomposan merupakan salah satu alternatif untuk meningkatan kegunaan dan nilai tambah dari limbah bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan kotoran sapi terhadap kualitas kompos. Pada proses pengomposan limbah batang pisang untuk menentukan komposisi campuran bahan yang terbaik dari penggunaan batang pisang dan kotoran sapi yang menghasilkan kualitas kompos sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 19-7030-20014. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah batang pisang dan kotoran sapi dengan perbandingan berat batang pisang dengan kotoran sapi yaitu: K1 (1:1), K2 (2:1), K3 (3:1), K.BP (hanya batang pisang). Proses pengomposan pada penelitian ini menggunakan Biokomposter Tahiron New Garden Bag 2. Pada proses pengomposan suhu diamati setiap hari, sedangkan kadar air C-organik, Nitrogen, rasio C/N dan pH diamati setiap 14 hari sekali. Suhu pada perlakuan K1, K2, K3dan K.BP yaitu masing-masing mencapai 43,6oC, 44,3 oC, 43,6 oC dan 38,6 oC. Parameter suhu, pH, dan kadar air tidak menunjukkan perbedaan secara signifikan antar perlakuan sedangkan rasio C/N pada pebandingan KBP dengan K1 (1:1), K2 (2:1), dan K3 (3:1) menunjukkan perbedaan. Perlakuan K2 menunjukkan komposisi campuran terbaik yang ditunjukkan oleh suhu pengomposan mendekati termofilik yaitu 44,3oC. Rasio C/N dari semua perlakuan belum memenuhi SNI 19/7030/2004, sedangkan pH, kadar air, bahan organik memenuhi standar tersebut. ABSTRACT Composting is an alternative means to increase the usefulness and added value of organic waste. The purpose of this study was to determine the effect of adding cow dung and banana stem. This study expected to obtain the best composition of the mixture of ingredients from the use of banana stalks and cow dung according to the Indonesian National Standard (SNI) 19-7030-20014. The materials used in this study were banana stalks and cow dung with a ratio of banana stalks to cow dung, namely: K1 (1: 1), K2 (2: 1), K3 (3: 1), K.BP (only banana stalks). ). The composting process in this study used Biocomposter Tahiron New Garden Bag 2. In the composting process, the temperature was observed every day, while the moisture content of C-organic, nitrogen, C / N ratio, and pH were observed once every 14 days. The temperatures in the K1, K2, K3, and K.BP treatments were respectively 43.6 oC, 44.3 oC, 43.6 oC, and 38.6 oC. Temperature, pH, and moisture content parameters did not show significant differences between treatments, while the C / N ratio in the comparison between KBP and K1 (1: 1), K2 (2: 1), and K3 (3: 1) showed differences. K2 treatment showed the best mixture composition with the composting temperature approaching thermophilic, namely 44.3oC. The C / N ratio of all treatments did not meet SNI 19/7030/2004, while pH, moisture content, the organic matter within the range as regulated in the standard.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

beta

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian) memuat hasil penelitian di bidang teknik biosistem (biosystem engineering). Cakupan dari jurnal ini merentang dari aplikasi ilmu keteknikan untuk pertanian. Diantara bidang ilmu tersebut, yang menjadi fokus adalah Bidang Manajemen Keteknikan Pertanian, ...