Intensitas hujan merupakan variabel penting dalam proses transformasi hujan menjadi limpasan. Kejadian banjir tahun 2017 di lingkungan kampus Universitas Brawijaya diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dan perubahan penggunaan lahan di lingkungan internal dan eksternal kampus. Studi ini bertujuan mengkaji kinerja beberapa rumus empiris dalam mengestimasi intensitas hujan, mengetahui pengaruh variasi kala ulang terhadap nilai konstanta pada rumus empiris, serta menentukan kurva Intensitas Durasi Frekuensi (IDF) yang sesuai. Rumus empiris yang digunakan meliputi Sherman, Talbot, dan Ishiguro, sedangkan intensitas hujan berbagai kala ulang (Tr) diestimasi dari analisis frekuensi Log Pearson Tipe III. Pemilihan rumus empiris yang sesuai dilakukan dengan membandingkan intensitas hujan empiris dengan pengamatan sesuai kriteria nilai kesalahan relatif (KR), Nash Sutcliffe Efficiency (NSE), dan Peak Weight Root Mean Square Error (PWRMSE). Rumus Sherman menunjukan kesesuaian yang baik dalam mengestimasi intensitas hujan dengan KR dan PWRMSE yang rendah serta nilai NSE mendekati satu. Nilai konstanta rumus empiris “a” berbanding lurus dengan Tr, sebaliknya konstanta “b” dan “n” menurun seiring meningkatnya Tr. Hasil validasi intensitas hujan terpilih (Sherman) dengan intensitas hujan pengamatan dari pendekatan hubungan peluang dan kala ulang menunjukkan bahwa rumus Sherman memiliki keandalan yang baik sehingga dapat digunakan untuk estimasi intensitas hujan dan kurva IDF di lokasi studi.
Copyrights © 2020