Seiring dengan meningkatnya usia maka akan terjadi perubahan pada tubuh, keadaan demikian dapat berdampak pada sistem moskuloskeletal dan jaringan yang lain yang dapat menyebabkan penyakit osteoarthritis. Salah satu tanda dan gejala yang dapat ditemukan pada osteoarthritis adanya rasa nyeri pada sendi. Terapi alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis yaitu dengan senam rematik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam rematik terhadap intensitas nyeri pada penderita osteoarthritis. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment. Sampel penelitian berjumlah 34 orang terdiri dari 17 orang kelompok eksperimen dan 17 orang kelompok kontrol yang diambil melalui teknik purposive sampling dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi yaitu pasien rawat jalan terdiagnosa osteoarthritis tanpa komplikasi, berusia 26-46 tahun. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi tentang skala nyeri pre dan post test. Analisis data dengan univariat dan bivariat menggunakan uji t dependent, uji t independent, dan uji Mann Whitney, diperoleh hasil p value = 0,000 < α (0,05). Didapatkan hasil bahwa senam rematik berpengaruh dalam penurunan intensitas nyeri sendi pada penderita osteoarthritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk menurunkan intensitas nyeri sendi di masyarakat.
Copyrights © 2020