ASPIRATOR
Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Aspirator Volume 6 Nomor 1 2014

Kondisi Entomologi Dan Upaya Pengendalian Demam Berdarah Dengue Oleh Masyarakat Di Daerah Endemis Kelurahan Baros Kota Sukabumi

Heni Prasetyowati (Loka Litbang P2B2 Ciamis)
Nurul Hidayati Kusumastuti (Loka Litbang P2B2 Ciamis)
Dewi Nur Hodijah (Loka Litbang P2B2 Ciamis)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2014

Abstract

Abstrak. Banyak upaya sudah dilakukan oleh masyarakat di Kelurahan Baros, namun tingkat infeksi di Kelurahan Baros masih tinggi. Untuk mengetahui tingkat risiko penularan DBD dilihat dari kondisi entomologisnya maka dilakukan survei entomologi dan wawancara upaya pengendalian dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor entomologi pada lingkungan Kelurahan Baros serta mengetahui upaya pengendalian DBD yang dilakukan masyarakat di daerah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Populasi survei entomologi dan wawancara upaya pengendalian adalah semua Rukun Warga (RW) di wilayah Kelurahan Baros yang tergolong wilayah endemis DBD. Sampel adalah rumah/satuan bangunan di lingkungan RW 11 Kelurahan Baros. Responden wawancara adalah orang yang tinggal di rumah/bangunan tersebut. Wawancara dilakukan menggunakan kuesioner dan bertatap muka dengan responden untuk mengetahui jenis dan besaran upaya pengendalian yang dilakukan masyarakat. Pengumpulan data entomologi dilakukan melalui survei keberadaan nyamuk pra-dewasa di berbagai kontainer yang ada di lingkungan rumah/bangunan yang disurvei dengan mata telanjang. Indeks entomologi yang diukur berupa Container Index (CI), Breteau Index (BI), serta House Index (HI). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengendalian vektor yang dilakukan masyarakat RW 11 Kelurahan Baros dikelompokkan menjadi pengendalian secara budaya, fisik, biologi, kimia, dan pengendalian secara terpadu, dengan jenis upaya pengendalian tertinggi adalah pengendalian terpadu (37,6%). Indikator entomologi RW 11 Kelurahan Baros adalah HI = 33,98%; CI = 11,1%; BI = 45,63%. Berdasarkan indikator CI, RW 11 memiliki density figure 4, sedangkan berdasar indikator HI dan BI, memiliki density figure 6. Hal ini menunjukkan bahwa Kelurahan Baros memiliki risiko penularan sedang terhadap penyebaran penyakit DBD.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

aspirator

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor menerima artikel ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian (original paper), systematic review, case reports, maupun komunikasi pendek (short-communication), serta metodologi dan pendekatan baru dalam penelitian penyakit tular vektor (vector-borne ...