Abstrak. Nyamuk Anopheles spp. dinyatakan sebagai vektor malaria apabila ditemukan sporozoitdi kelenjar ludahnya dan salah satu metode yang dapat dilakukan adalah melalui uji Enzyme-LinkedImmunosorbent Assay (ELISA). Penelitian ini dilakukan untuk mendeteksi protein circum sporozoite padatersangka vektor malaria Anopheles barbirostris melalui metode ELISA. Penelitian ini dilakukan di daerahendemis malaria di Desa Modu Waimaringu, Kecamatan Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat pada bulanMaret 2011. Desain studi penelitian ini adalah cross sectional, nyamuk uji diperoleh melalui penangkapannyamuk sekitar kandang. Uji ELISA dilakukan pada bagian kepala dan dada nyamuk An. barbirostrisyang potensial mengandung sporozoit Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax. Hasil penelitianmenunjukkan dari 40 sampel An. barbirostris yang diuji di Desa Modu Waimaringu seluruhnya negatif(100%). Hal ini berarti tidak ditemukannya protein circum sporozoite dan An.barbirostris bukan vektorpada daerah tersebut.
Copyrights © 2012