Abstrak. Eliminasi malaria di Indonesia perlu dukungan data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaankegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan prevalensi malaria dan keberadaannyamuk vektor potensialnya. Untuk mengetahui endemisitas malaria dilakukan pemeriksaan sediaan darah(SD) pada kelompok masyarakat di daerah penelitian pada tanggal 24-30 November 2010. Pengumpulannyamuk tersangka vektor dilakukan dengan metode human landing di dalam dan di luar rumah selama 12jam mulai pukul 18.00 sampai 06.00. Persentase SD positif dibanding SD diperiksa mencapai 4,21% (18dari 428 SD). Persentase gametosit dibanding SD positif mencapai 18,75 % dan dari 18 SD positif, 3 diantaranya terdapat gametosit. Dua spesies nyamuk Anopheles spp. yang ditemukan adalah An. sundaicusdan An. letifer. Jumlah An. sundaicus tertangkap di luar rumah sebanyak 5 ekor, An. letifer di dalam rumah3 ekor, dan An. letifer di luar rumah sebanyak 8 ekor. Hal ini menunjukkan potensi transmisi malaria dilokasi penelitian dan perlunya dilakukan survailans malaria. Bila memungkinkan, dilakukan pembagiankelambu berinsektisida dan menganjurkan agar penduduk tidak terlalu sering berada di luar rumah padamalam hari.
Copyrights © 2012