ASPIRATOR
Vol 4 No 2 (2012): Jurnal Aspirator Volume 4 Nomor 2 2012

Transmisi Transovarial Virus Dengue Pada Telur Nyamuk Aedes Aegypti (L.)

Magdalena Desiree Seran (UPT Laboratorium Kesehatan Kupang, Nusa Tenggara Timur)
Heni Prasetyowati (Loka Litbang P2B2 Ciamis)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2012

Abstract

Abstrak. Kemampuan virus dengue untuk mempertahankan keberadaanya di alam dilakukan melalui duamekanisme yaitu transmisi horizontal dan dengan transmisi vertikal (transovarial) yaitu dari nyamuk betinainfektif ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya transmisi transovarialdan transovarial infection rate (TIR) virus dengue pada telur Ae. aegypti yang induknya telah diinfeksivirus DEN-2 secara peroral. Penelitian merupakan jenis penelitian eksperimental di laboratorium. Populasipenelitian adalah Ae. aegypti betina dewasa yang sebelumnya sudah diinfeksi dengan virus DEN-2 secaraoral dan terbukti terinfeksi virus DEN-2 secara transovarial (F1). Sampel penelitian adalah telur Ae. aegyptibetina dewasa (imago) generasi F2 hasil kolonisasi sampel telur dari nyamuk Ae. aegypti (F1) yang terbuktiterinfeksi virus DEN-2 secara transovarial yang diperlakukan dalam penelitian ini. Jumlah telur nyamukAe. aegypti yang dibuat sediaan egg squash sebanyak 50 sampel yang berasal dari 5 induk nyamuk berbeda.Keberadaan antigen virus dengue pada nyamuk F0 dan F1 diperiksa menggunakan metode imunositokimiaSBPC dengan antibodi monoklonal DSSC7 (1: 50) sebagai antibodi primer yang dibakukan. Hasil penelitianmenunjukan adanya transmisi transovarial virus dengue pada telur Ae. aegypti (F2) yang terlihat padasediaan egg squash berupa warna kecoklatan yang menyebar pada jaringan embrio, dengan TIR sebesar52%. Virus dengue mampu ditransmisikan lewat telur dengan TIR sebesar 52%.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

aspirator

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor menerima artikel ilmiah yang ditulis berdasarkan hasil penelitian (original paper), systematic review, case reports, maupun komunikasi pendek (short-communication), serta metodologi dan pendekatan baru dalam penelitian penyakit tular vektor (vector-borne ...