Bulutangkis adalah permainan olahraga yang dapat dimainkan di ruangan terbuka atau di ruangan tertutup yang bisa dimainkan oleh tunggal dan ganda bertujuan memukul shuttlecock melewati agar jatuh di bidang permainan lawan dan mencegah lawan melakukan hal yang sama. Dalam Bulutangkis diperlukan kelincahan, karena keterampilan gerak memerlukan aspek kondisi fisik yang diharuskan mempunyai gerak yang cepat dan lincah dalam penguasaan lapangan. Tanpa adanya gerakan footwork yang cepat dan lincah penguasaan lapangan tidak akan tercapai dengan maksimal. Penelitian ini diharapkan mampu untuk mengungkapkan kontribusi shuttle run dan zig-zag run terhadap kemampuan footwork denganamenggunakan metode korelasiomal dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Data dihimpunadari tes yang dilakukan, sertakdiolah menggunakanokorelasi product moment dan T-Score. Hasilnyaamembuktikan bahwaaterdapat kontribusi yang signifikan shuttle run yaitu sebesar 29%, zig-zag run sebesar 36%, shuttle run dan zig-zig run secara bersama sebesar 68% terhadap kemampuan footwork atlet Bulutangkis PB. Sepakat Padang Pariaman.
Copyrights © 2020