Setiap permainan dianjurkan memiliki mode untuk melakukan shooting dari setiap tarafnya hingga tepat. Bertolak belakang dengan yang ada maka penulis mencoba melihat sejauh mana tingkat mode shotting pemain sepak bola SSB seroja Bukittinggi Penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepakbola Seroja Bukittinggi pada hari minggu tanggal 26 januari 2020. Populasi dalam penelitian ini pemain Seroja Bukittinggi sebanyak 58 orang, Tetapi teknik dalam pengambilan sampel dilakukan menggunakan cara purposive sampling pada kelompok usia U10-U13 dan U14-U17 tahun yaitu dua puluh lima orang, pengambilan data secara langsung di lapangan Seroja Bukittinggi dan dalam pelaksanaannya dibantu dengan 3 orang judgment yang mempunyai lisensi kepelatihan. Dari analisis data pemain sepakbola SSB seroja Bukittinggi diperoleh taraf awal yaitu mean = 9,2 (76,67%) dikategorikan cukup, taraf utama pelaksanaan yaitu mean = 17,24 (71,83%) dikategorikan cukup, serta taraf akhir yaitu mean = 5,08 (63,5%) dikategorikan kurang baik. Maka didapatkan bahwa tingkat mode Shooting pemain Seroja Bukittinggi dikategorikan cukup dengan perolehan mean = 10,5 (70,1%). Dapat diartikan bahwa tingkat mode Shooting pemain Seroja Bukittinggi dikategorikan cukup.
Copyrights © 2020