AbstrakPemberian ASI Eksklusif merupakan program yang direkomendasikan oleh WHO. ASI Eksklusif yaitu bayi diberikan ASI saja tanpa makanan pendamping dari sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan kecuali vitamin dan imunisasi. Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab terbesar angka kematian bayi (AKB). Bayi BBLR yang tidak diberi ASI eksklusif mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi penggunaan ASI Eksklusif diantaranya usia, pendidikan, pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia, pendidikan, pengetahuan, budaya dan dukungan keluarga terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan crossectinal.. Besar sampel sebesar 40 subjek penelitian, dipilih dengan teknik purpose sampling. Data diukur menggunakan kuesioner dan rekam medik dari buku KIA. Teknik analisis data menggunakanan analisis regresi logistik berganda. Kesimpulan umur, budaya dan dukungan keluarga mempengaruhi dalam pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Petugas kesehatan diharapkan melakukan penyuluhan, kunjungan rumah dan kerjasama dengan ibu menyusui dan keluarga dalam memberikan dukungan dan pengawasan terhadap program pemberian ASI eksklusif yang dijalani serta memberikan konseling kepada ibu selama masa kehamilan dan setelah melahirkan untuk meningkatkan program ASI Eksklusif terutama pada bayi BBLR.. Kata Kunci: Umur, Budaya, Dukungan Keluarga, BBLR, ASI Eksklusif
Copyrights © 2020