Pendidikan di daerah terpencil mengalami perbedaan yang sangat pesat dengan pendidikan yang ada di kota terutama dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Untuk itu kami disini melakukan observasi di desa Asam Petik yang terdapat di kota langsa. Di desa tersebut masyarakatnya masih banyak yang belum mengetahui pentingnya TIK untuk meningkatkan mutu pendidikan anak di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi pada masyarakat tentang penerapan TIK. Dalam observasi ini kami menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan angket. Dari hasil pembahasan ini kami dapat memperoleh manfaat TIK untuk desa terpencil dengan menggunakan prinsip : 1) empowering (pemberdayaan), 2) pendekatan pembelajaran modern, 3) partnership (kemitraan). Dari angket kami memperoleh hasil peningkatan mutu pendidikan yaitu anak-anak dan masyarakat setempat sudah memahami betapa pentingnya TIK dalam proses perkembangan mutu pendidikan.
Copyrights © 2020