Penelitian ini bertujuan untuk meluruskan pernyataan radikalisme di Indonesia dengan implementasi teori psikologi Ibnu Qoyyim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran psikologi dalam mempengaruhi pikiran dan pembentukan perilaku sangat dominan dalam proses meluruskan pernyataaan radikalisme sekaligus dalam upaya menangkal paham radikalisme di masyarakat Indonesia. Pernyataan radikalisme sering dikaitkan dengan agama Islam, padahal Islam sendiri tidak mengenal konsep radikalisme itu, sehingga diperlukan sebuah langkah pergerakan dalam hal meluruskan pernyataan radikalisme melalui implementasi teori psikologi kognitif Ibnu Qayyim yang merupakan konsep pola dalam rangka pembentukan sikap dan perilaku seseorang, oleh karena itu teori ini akan sangat berguna sebagai langkah preventif untuk menangkal radikalisme dan membentuk pikiran masyarakat yang benar dalam mengartikan radikalisme tersebut.
Copyrights © 2021