Arsitekno
Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Arsitekno

Penerapan Unsur Patung pada Perancangan Lansekap

Fithri, Cut Azmah (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Feb 2019

Abstract

Abstrak   Pemahaman tentang patung dapat dilihat dari zaman nenek moyang kita, berawal dari zaman purbakala  patung sudah dibuat dan dipuja masyarakat tertentu, hingga sekarang patung dinikmati untuk keindahan. Manusia telah mengenal dan menghargai ruang luar sejak manusia hidup berpindah-pindah, mereka membangun permukiman dan memanfaatkan kualitas ruang luar untuk pemujaan, pertemuan, dan tari-tarian. Seni patung adalah sebuah tipe karya tiga dimensi yang bentuknya dibuat dengan metode subtraktif (mengurangi bahan seperti memotong, menatah) atau aditif (membuat model lebih dulu seperti mengecor dan mencetak). Lansekap merupakan sesuatu perencanaan antara manusia dan lingkungan yang mencakup semua elemen alam, baik yang buatan maupun yang alamiah, dengan memperhatikan aspek estetika untuk mendapatkan kesenangan dan kenyamanan.Tujuan seni patung hadir dalam perancangan ruang luar: untuk menciptakan kesan serasi dan harmonis dalam perancangan lansekap. Membentuk simetris dari ruang luar. Dapat menceritakan suatu peristiwa, menghormati dewa atau orang yang dijadikan tauladan. Pada perkembangan selanjutnya patung dibuat untuk monument/peringatan peristiwa suatu bangsa, kelompok atau perorangan. Pada zaman sekarang patung sering diciptakan untuk hiasan lebih bebas dan bervariasi dan diciptakan untuk dinikmati nilai keindahan bentuknya.Kata kunci: patung, lansekap ruang, metoda subtraktif, estetika

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

arsitekno

Publisher

Subject

Arts Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Energy Engineering Physics

Description

Arsitekno is engaged in several scopes, namely: Architecture and Design Urban Design Landscape Architecture History, Theory & Critic Architecture Building Science and Technology Housing and Human ...