Respons: Jurnal Etika Sosial
Vol 19 No 01 (2014): Respons: Jurnal Etika Sosial

Pluralitas Agama dan Konflik Beragama

Benyamin Molan (Alumnus Sarjana Filsafat Teologi IKIP Sanata Dharma, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2014

Abstract

Pluralitas agama sering dituding  sebagai kondisi yang bersimpul pada konflik dan perseteruan antara kelompok agama. Sesungguhnya konflik dan perseteruan itu bukan merupakan kesimpulan dari perbedaan, melainkan sebuah keputusan imperatif yang sering tidak ada hubungan dengannya, selain hanya memanfaatkan, kondisi tersebut. Konflik­konflik dan perseteruan antar agama harus diamati lebih luas dari ranah agama saja, karena agama berinteraksi dengan budaya dan keterbatasan manusia. Dengan demikian penafsiran dan praktik­praktik serta implementasi kebenaran agama, hendaknya selalu didampingi pertimbangan­pertimbangan  etis dan terus direfleksikan dari dalam, demi menguji kesetiaan agama pada kebenaran­kebenaran yang diwartakan. Agama juga menuntut penghayatan yang mengandaikan kebebasan. Maka agama pun berpotensi untuk menjadi beranekaragam. Tetapi keanekaragaman tidak harus menjadi premis untuk menyimpulkan  adanya konflik. Konflik, seperti juga kerukunan,  merupakan keputusan yang bisa diambil atas dasar perbedaan dan keanekaragaman. Oleh karena itu perlu ada pertimbangan­pertimbangan etis untuk menghasilkan keputusan­keputusan yang bermartabat.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

respons

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Respons (p-ISSN 0853-8689/e-ISSN 2715-4769) is a bilingual (Indonesian and English language) and peer-reviewed journal published by Centre for Philosophy and Ethics of Atma Jaya Catholic University of Indonesia. Respons specializes in researched papers related to social ethics, philosophy, applied ...