Sebagai negara dengan jumlah penduduk Islam terbesar, Indonesia merupakanrumah tradisi intelektual yang menerima, memelihara, dan mengembangkantradisi filsafat Barat yakni, filsafat Plato dan Aristoteles. Kita juga tidak melupakanpedagang Cina yang bekerja keras mempengaruhi perdagangan di Indonesia dan ASEANmemperoleh inspirasinya dari etika Konfusius. Paper ini bertujuan merangkumtradisi-tradisi filsafat besar yang mempengaruhi tradisi filsafat Asia dan bagaimana halitu terbentuk dalam bahasa Melayu-Polinesia untuk menunjukkan bahwa betapa punberbeda ada kesamaan terutama karena semuanya menyumbang bagi perbendaharankebijaksanaan kemanusiaan dan cara berpikir manusia yang menggunakan bahasanyamasing-masing.
Copyrights © 2016