Masyarakat desa Rambitan telah lama memanfaatkan tanaman bambu yang tumbuh disekitar wilayah mereka. Akan tetapi sebagian warga masyarakat Desa Rembitan masih ada yang belum mengetahui seberapa banyak jenis serta pemanfaatan dari bambu tersebut. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi jenis dan pemanfaatan bambu di desa Rambitan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Snowball sampling. Ditemukan 8 jenis bambu di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, jenis bambu tersebut yaitu : bambu petung (Dendrocalamus asper) , bambu ampel (Bambusa vulgaris), bambu tamiang (Schizostachyum brachycladum), bambu kuning (Bambusa vulgaris schard ), bambu tali (Gigantochloa apus), bambu tutul (Bambusa maculata), bambu tulup (Bambusa multiplex), dan bambu duri (Bambusa blumeana ). Masyarakat Desa Rembitan memanfaatkan bambu untuk pagar, berugak/ lasah, tiang antena, bahan bangunan, staiger, tangga, kandang sapi, kandang ayam, bethek, kurungan ayam, lantai dinding, hiasan rumah, mengambil rebungnya sebagai sayuran dan memanfaatkan daunya sebagai pembungkus nasi, sebagai alat pencuci panci dan digunakan untuk pemotongan hewan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut terdapat 3 (tiga) pola pemasaran bambu yaitu: pengambil dan pengguna langsung, pengepul atau pedagang bambu dan pembeli atau pengguna bambu.
Copyrights © 2018