Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk memahami aplikasi pendidikan Islam dalam perilaku jujur remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner terbuka. Informan dalam penelitian ini adalah 132 remaja yang berusia 11 sampai 22 tahun yang tinggal di Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan bentuk perilaku jujur remaja yaitu berkata benar, tidak menyontek, menjaga kepercayaan orang lain, mengembalikan sesuatu yang bukan haknya, mengakui kesalahan yang diperbuat, membayar sesuai harga barang, tidak melarikan uang SPP, tidak mencuri, dan memberitahukan hasil ulangan pada orang tua. Perilaku jujur remaja tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu orang tua, teman, dan guru atau sekolah. Implikasi hasil penelitian terhadap pendidikan karakter dalam keluarga akan didiskusikan lebih lanjut.
Copyrights © 2020