Tes HIV sering disebut dengan VCT (Voluntary Counseling and Testing) adalah tes yang dilakukan untuk mengetahui status HIV dan dilakukan secara sukarela serta melalui proses konseling terlebih dahulu. Keinginan untuk melakukan tes HIV harus datang dari kesadaran sendiri, siapapun tidak boleh melakukan tes HIV tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Data per Agustus 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap mencatat adanya 33.181 orang datang berkunjung dan melakukan test VCT dengan hasil 165 orang reaktif HIV. Adanya lokalisasi di Kabupaten Cilacap serta rendahnya tingkat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan VCT membuat semakin tingginya tingkat penyebaran penyakit menular seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang VCT dengan partisipasi mengikuti VCT pada wanita pekerja seksual di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik consecutive sampling pada 124 responden. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi dan uji statistik Chi Square (X2) pada taraf signifikan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan WPS tentang VCT dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan VCT hal tersebut dibuktikan dengan nilai p value α (0,03 0,05). Hasil penelitian juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sikap WPS dengan partisipasi mengikuti pemeriksaan VCT hal tersebut dibuktikan dengan nilai p value α (0,00 0,05).
Copyrights © 2020