ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika
Vol 9, No 1: Published January 2021

Optimalisasi Penggunaan Frekuensi dan Peningkatan Throughput pada Jaringan LTE-A menggunakan Metode CADS2

PUTRI, HASANAH (Unknown)
PUTRA, MINAL ABI (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2021

Abstract

ABSTRAKPenelitian kali ini mengamati data Operating Support System (OSS) operator untuk wilayah Ciparay Bandung. Berdasarkan data OSS, Ciparay memiliki penetrasi jaringan LTE-A sebesar 90%, hal ini menunjukkan bahwa trafik di area tersebut sangat padat. Selain itu, nilai throughput jaringan LTE-A di area ini hanya sebesar 6.8 Mbps. Hal ini masih belum memenuhi standar operator dimana throughput > 16 Mbps. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan optimalisasi penggunaan frekuensi dan peningkatan throughput menggunakan metode Carrier Aggregation Deployment Scenario 2 (CADS2) dimana dilakukan penggabungan dua buah component carrier pada bandwidth 15 MHz di band 3 (1800 MHz) dan bandwidth 20 di band 40 (2300 MHz). Dimana pada skenario I, band 3 dijadikan primary cell dan band 40 dijadikan secondary cell. Sedangkan pada skenario II, band 40 dijadikan primay cell dan band 3 dijadikan secondary cell. Hasil yang diperoleh yaitu terjadi peningkatan rata-rata throughput sebesar 94,87 %.Kata kunci: LTE-A, OSS operator, CADS2, throughput, Ciparay Bandung ABSTRACTThis research examines operator Operating Support System (OSS) data for the Ciparay area of Bandung. Based on OSS data, Ciparay has an LTE-A network penetration of 90%, this shows that the traffic in the area is very dense. In addition, the value of LTE-A network throughput in this area is only 6.8 Mbps. This still does not meet operator standards where throughput is> 16 Mbps. To overcome this, optimization of frequency usage and increase in throughput are carried out using the Carrier Aggregation Deployment Scenario 2 (CADS2) method by combining two carrier components on a 15 MHz bandwidth in band 3 (1800 MHz) and bandwidth 20 in band 40 (2300 MHz) . In scenario I, band 3 is set as a primary cell and band 40 is set as a secondary cell, whereas in scenario II, band 40 is set as a primay cell and band 3 is set as a secondary cell. The results obtained are an increase in average throughput of 94,87 %.Keywords: LTE-A, OSS operator, CADS2, throughput, Ciparay Bandung

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

elkomika

Publisher

Subject

Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Jurnal ELKOMIKA diterbitkan 3 (tiga) kali dalam satu tahun pada bulan Januari, Mei dan September. Jurnal ini berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya pada Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknik ...