Jurnal Neo Societal
Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari

STRATEGI GERAKAN PEREMPUAN (GREEN WOMAN) DALAM MELAWAN PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH INDUSTRI PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI DESA LAKARDOWO KABUPATEN MOJOKERTO

Aulia Izzah Azmi (Jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya)
Aza Nur Alisa (Program Studi Ilmu Politik Universitas Brawijaya)
Fera Oktavia (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jan 2021

Abstract

Konflik antara masyarakat Lakardowo dengan PT PRIA dalam kasus pengelolaan limbah B3 yang menyebabkan pencemaran lingkungan mengalami stagnasi. Hal ini memicu kekecewaan yang timbul dari masyarakat Desa Lakardowo terutama perempuan yang diakomodir oleh Gerakan Green Woman. Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut mengelola limbah B3 dengan cara yang tidak tepat sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan yang dampaknya sangat fatal seperti penyakit gatal-gatal dan gangguan pernapasan. Penelitian kualitatif-deskriptif ini mengkaji strategi gerakan Green Woman dalam memperjuangkan pemulihan lingkungan dan menuntut PT PRIA untuk mengelola limbah B3 agar lebih ramah lingkungan. Fenomena gerakan Green Woman ini dianalisis dengan menggunakan Identity Oriented Theory yang dikemukakan oleh Touraine. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi yang disusun oleh kelompok perempuan yang tergabung dalam gerakan Green Woman Desa Lakardowo dalam melakukan gerakan sosial. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam bersama masyarakat Desa Lakardowo dan aktivis Green Woman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi jejaring sosial melalui media, mahasiswa, komunitas dan NGO menjadi faktor keberhasilan gerakan Green Woman di Desa Lakardowo. Selain itu, peran perempuan sebagai sentral dari ruang domestik yang sangat dekat dengan kebutuhan atas air menjadi motif dari terbangunnya kesadaran individu kelompok perempuan di Desa Lakardowo untuk mempertahankan gerakan Green Woman.

Copyrights © 2021