This Author published in this journals
All Journal Jurnal Neo Societal
Aulia Izzah Azmi
Jurusan Sosiologi Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI GERAKAN PEREMPUAN (GREEN WOMAN) DALAM MELAWAN PENCEMARAN LINGKUNGAN OLEH INDUSTRI PENGELOLAAN LIMBAH B3 DI DESA LAKARDOWO KABUPATEN MOJOKERTO Aulia Izzah Azmi; Aza Nur Alisa; Fera Oktavia
Jurnal Neo Societal Vol 6, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.653 KB) | DOI: 10.52423/jns.v6i1.16282

Abstract

Konflik antara masyarakat Lakardowo dengan PT PRIA dalam kasus pengelolaan limbah B3 yang menyebabkan pencemaran lingkungan mengalami stagnasi. Hal ini memicu kekecewaan yang timbul dari masyarakat Desa Lakardowo terutama perempuan yang diakomodir oleh Gerakan Green Woman. Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut mengelola limbah B3 dengan cara yang tidak tepat sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan yang dampaknya sangat fatal seperti penyakit gatal-gatal dan gangguan pernapasan. Penelitian kualitatif-deskriptif ini mengkaji strategi gerakan Green Woman dalam memperjuangkan pemulihan lingkungan dan menuntut PT PRIA untuk mengelola limbah B3 agar lebih ramah lingkungan. Fenomena gerakan Green Woman ini dianalisis dengan menggunakan Identity Oriented Theory yang dikemukakan oleh Touraine. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan strategi yang disusun oleh kelompok perempuan yang tergabung dalam gerakan Green Woman Desa Lakardowo dalam melakukan gerakan sosial. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam bersama masyarakat Desa Lakardowo dan aktivis Green Woman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi jejaring sosial melalui media, mahasiswa, komunitas dan NGO menjadi faktor keberhasilan gerakan Green Woman di Desa Lakardowo. Selain itu, peran perempuan sebagai sentral dari ruang domestik yang sangat dekat dengan kebutuhan atas air menjadi motif dari terbangunnya kesadaran individu kelompok perempuan di Desa Lakardowo untuk mempertahankan gerakan Green Woman.