- Masalah kondisi lingkungan tempat pembuangan kotoran manusia tidak terlepas dari aspekkepemilikan terhadap sarana yang digunakan. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) padatahun 2016 diperkirakan sebesar 1,1 milyar orang atau 17% penduduk dunia masih Buang Air Besar (BAB) diarea terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Perilaku Penggunaan Jamban Keluarga PadaMasyarakat Suku Bajo di Wilayah Pesisir Desa Bahari Kecamatan Towea Kabupaten Muna Tahun 2019.Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional- analitik yang menggunakan rancangan “crosssectionalstudyâ€. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ru-mah tangga yang berada di Desa Bahari KecamatanTowea Kabupaten Muna Kelurahan dengan jumlah 446 Ke-pala Keluarga. Sampel berjumlah 82 Kepala Keluargayang diambil dengan menggunakan tehnik SimpleRand-om Sampling (SRS). Analisis data dilakukan secaraunivariat dan bivariat menggunakan uji chisquare. Hasil Penelitian menunjukkan Ada hubungan yang bermaknaantara pengetahuan dengan penggunaan jamban (nilai p- value = 0,034), Tidak ada hubungan yang bermaknaantara sikap dengan penggunaan jamban (nilai p val-ue =0,086), Ada hubungan yang bermakna antarapendapatan dengan penggunaan jamban(nilai p value =-0,000), Ada hubungan yang bermakna antara peranpetugas kesehatan dengan penggunaan jamban (nilai p value =0,002), Ada hubungan yang bermakna antarakepemilikan jamban dengan penggunaan jamban (nilai p value =0,033). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan ada hubungan antara variabel Pengetahuan-, Sikap, Pendapatan, Peran Petugas Kesehatan danKepemilikan Jamban.Kata kunci : Pengetahuan,Sikap, Pendapatan, Peran Petugas Kesehatan, Kepemilikan Jamban
Copyrights © 2020