Disiplin yang tinggi harus diperhatikan oleh pimpinan unit kerja dalam suatu organisasi, karena apabila seorang pemimpin tidak mampu meningkatkan kualitas dan semangat kerja pegawai, maka motivasi dan disiplin kerja pegawai akan menurun dan tentunya akan mengakibatkan hal-hal yang dapat merugikan organisasi. Adanya kekurangan-kekurangan tersebut mengindikasikan masih rendahnya tingkat kedisiplinan para pegawai Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung yang ditandai dengan kurangnya tingat kehadiran pegawai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap disiplin kerja pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kolerasi dan regresi linear berganda, dengan menggunakan program Statistical Package for Social Scienceties (SPSS). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa bahwa Ho ditolak han Ha diterima berarti faktor kepemimpinan dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kedisiplin pegawai.
Copyrights © 2015