Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)
Vol 4, No 2 (2018)

MODEL KONSEPTUAL PENGEMBANGAN MORAL ANAK USIA DINI

Fadlullah Fadlullah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Nanah Sujanah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
13 Dec 2018

Abstract

Pendidikan nilai-nilai moral dan keagamaan pada program PAUD merupakan awal yang baikbagi pendidikan anak bangsa untuk menjalani pendidikan selanjutnya. Namun dalam realitasnya,masih banyak anak didik dan output pendidikan nasional di Indonesia yang belum mencerminkankepribadian yang bermoral, seperti sering tawuran antar pelajar, penyalagunaan obat-obat terlarang,pelecehan seksual, pergaulan bebas, dan lain-lain. Fenomena lupa terjadi karena working memoryanak-anak masih cenderung pada ingatan jangka pendek (short-term memory), meskipun merekasangat cerdas. Anak hanya mengingat peristiwa (baca: eposodic memory), bukan pengetahuantentang fakta (baca: semantic memory), sehingga belajar bagaimana berperilaku sosial yang baikmerupakan proses yang panjang dan sulit. Meskipun suatu hari anak usia dini mengangguk danberjanji untuk tidak melakukan sesuatu, tetapi keesokan hari atau dua hari sesudahnya mungkinia lupa. Jadi anggapan orang dewasa sebagai tindakan tidak patuh seringkali hanya merupakanmasalah lupa.Kata Kunci: Moral, Anak Usia Dini, Konseptual.

Copyrights © 2018