Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari makna eksistensi pelacur yang terkandung di salam teks sastra berbentuk novel dengan judul Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui pembacaan mendalam pada objek penelitian yang berbentuk novel. Data-data berupa kata, frasa, dan kalimat kemudian dianalisis menggunakan teori struktur naratif dari A.J Greimas dengan kesimpulan yang diambil dengan memanfaatkan paradigma eksistensialisme Soren Kierkegard untuk menemukan makna eksistensi yang terkandung di dalam teks. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pendekatan strukturalisme pada karya sastra dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai deskripsi saja, akan tetapi juga untuk menarik makna yang tersimpan pada struktur teks sebelum melompat lebih jauh ke arah konteks; (2) eksistensi yang ditemukan adalah eksistensi yang sesuai dengan Soren Kierkegaard bahwa manusia tak bisa lepas dari Tuhan. Melacur adalah cara pelacur untuk mencintai Tuhan dengan jalan lain; dan (3) novel ini berisikan kritik sosial bagi kaum beragama yang belum mengetahui esensi dari beragam itu sendiri. Sehingga ketika ditanya tentang tujuan beragama, mereka tidak bisa menjawab.Kata Kunci: struktur, eksistensi, Tuhan, pelacur, esensiThe study was intended to look for the meaning of existence of prostitutes contained in a literary text in the form of novel with the title Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur. The method used is descriptive analysis through an in-depth reading of a novel as a research object. The data in the form of words, phrases and sentences were analyzed using the narrative structure of A.J Greimas with a conclusion taken by utilizing the existentialism paradigm of Soren Kierkegard to discover the meaning of existence contained in the text. The results of this study showed that (1) the structuralism approach to literary works can be utilized not only as a description, but also to draw the meaning stored on the text structure before jumping further towards the context; (2) the existence found is an existence that corresponds to Soren Kierkegaard that human could not escape from God. Prostitution is the way the prostitute to love God by another way; and (3) this novel contains social criticism for religious people who do not know the essence of the variety itself. So when asked about religious purposes, they could not answer.Keywords: structure, existence, God, prostitute, essence
Copyrights © 2020