Diglosia
Vol 4, No 2 (2020): Agustus

KONSTRUKSI AYAH DAN DOMINASI MASKULINITAS DALAM NOVEL SABTU BERSAMA BAPAK KARYA ADHITYA MULYA

Muhamad Adji (Departemen Susastra dan Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2020

Abstract

 Artikel ini bertujuan mengungkap konstruksi ayah melalui penghadiran tokoh Bapak secara virtual pada novel Sabtu Bersama Bapak. Meskipun bersifat virtual, nyatanya relasi yang terbangun tersebut bersifat sangat intens dan memunculkan dominasi ideologi maskulinitas. Bagaimana kontruksi ayah ditampilkan di dalam teks, hal tersebut menjadi pertanyaan yang memandu artikel ini. Artikel ini menempatkan teori maskulinitas dalam mengkaji kontruksi ayah dalam novel, sedangkan metode yang digunakan adalah naratalogi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa tokoh Bapak memiliki peran sentral dalam keluarga meskipun melalui relasi virtual. Konstruksi nilai-nilai maskulinitas ayah dihadirkan tokoh Bapak dan disebarkan kepada anak-anaknya melalui pesan-pesan dalam rekaman. Konsep maskulinitas yang dikonstruksi pada tokoh Bapak adalah ayah yang seorang perencana matang, pelindung keluarga, penganut nilai-nilai harga diri laki-laki yang ditentukan melalui  performa fisik  dan mental. Ideologi maskulinitas yang dikonstruksi oleh tokoh Bapak dapat terus bertahan karena diinternalisasi, diduplikasi, dan direpetisi oleh anak-anaknya.Kata kunci: ayah, konstruksi, dominasi, maskulinitas, naratologi This article aims to reveal the father's construction through the virtual presence of your character in the novel Saturday with Bapak. Although it is virtual, in reality the relationship that is built is very intense and gives rise to the dominance of the ideology of masculinity. How father construction is displayed in the text, this is the question that guides this article. This article places theory of masculinity in studying the construction of fathers in the novel, while the method used is narratology. From the results of the study it can be seen that the character of Bapak has a central role in the family even though through virtual relations. The construction of father's masculinity values is presented by the character of Bapak and spread to his children through messages on the record. The concept of masculinity that is constructed on the character of Bapak is a father who is a mature planner, family protector, adherents of male self-esteem values which are determined through physical and mental performance. The ideology of masculinity constructed by the character of Bapak can continue to be endured because is internalized, duplicated, and repetitioned by his children.Keywords: father, construction, domination, masculinity, narratology

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

dl

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, ...