Pendidikan IPA diarahkan untuk berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Kenyataanya pembelajaran IPA di masih berpusat pada guru kondisi seperti ini siswa kurang aktif, pembelajaran berjalan satu arah. Siswa hanya datang, duduk, dengar pengalamanan siswa tidak berkembang.Sehingga proses pembelajaran sering muncul kendala target tidak tercapai, cenderung kemampuan siswa dalam memahami materi lemah. Akibatnya Siswa kelas IV Semester II SDN 1 Jati materi sumber energi panas dalam kehidupan sehari-hari belum berhasil. Kelemahan pembelajaran di atas dapat di atasi dengan pemilihan model pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar yaitu Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS). Dengan pelaksanaan pembelajaran Pembelajaran Kooperatif Model Two Stay Two Stray (TSTS) siswa lebih aktif mengikuti pembelajaran. Dapat disimpulkan sebagai berikut : Rata-rata nilai ulangan siswa siklus I dan II mengalami kenaikan yaitu : siklus I rata-rata 73,08.dan siklus II rata-rata 88,77Ketuntasan belajar siswa secara klasikal meningkatkan . siklus I 69,23 % dan siklus II 100%.
Copyrights © 2020