Abstrak. Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan (1) kemampuan guru mata pelajaran dalm menyusun RPP Model pembelajaran problem solving melalui kegiatan suvervisi akademik; (2) kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran problem solving sebagai upaya meningkatkan kemampuan berifikir kritis siswa melalui kegiatan supervisi akademik. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan dua siklus dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, penelitian melibatkan 5 guru SMA N 1 Nunukan. Hasil penelitian Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) terjadi peningkatan kemampuan guru dalam menyusun RPP Model pembelajaran dari pra siklus dengan nilai 62,90 atau berada pada kategori kurang, kemudian di siklus I sebesar 77,27% dengan kategori cukup dan terjadi peningkatan hingga siklus II sebesar 95,11% dengan kategori Baik; (2) Penerapan metode pembelajaran problem solving melalui kegiatan akademik secara klinis dapat meningkatkan model pembelajaran guru karena dari pencapaian mulai dari pra siklus 31,46 % masih berada pada kategori kurang, di siklus I pencapaian sebesar 71,02% dengan kategori cukup dan terjadi peningkatan signifikan pada siklus II sebesar 91,50 atau dengan kategori baik. Keberhasil guru dalam mengimplementasikan metode pembelajaran akan membuat siswa memiliki sikap kritis dalam belajar mata pelajaran sains, yang berdampak pada peningkatan hasil belajarnya.
Copyrights © 2020