Seminar Nasional Variansi (Venue Artikulasi-Riset, Inovasi, Resonansi-Teori, dan Aplikasi Statistika)
Vol 2 (2020)

PEMODELAN SPATIAL AUTOREGRESSIVE (SAR) UNTUK PRESENTASE PENDUDUK MISKIN DI JAWA BARAT TAHUN 2018

Juniar, Dea Handayani (Unknown)
Ulinnuha, Muhammad (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Mar 2021

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) memandang kemiskinan sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga diperlukan analisis mendalam untuk penanggulangan kemiskinan. Analisis penanggulangan kemiskinan akan lebih efektif dengan pendekatan geografis. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan persentase jumlah penduduk miskin di Jawa Barat dengan memperhatikan efek ketergantungan antar wilayah. Pada penelitian ini peubah bebas yang digunakan adalah Laju PDRB, Indeks Pendidikan dan Indeks Kesehatan. Metode yang digunakan model regresi spasial Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Spatial Error Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan Model SAR lebih baik dibandingkan model SEM dan OLS karena pada model SAR memiliki AIC lebih kecil dan nilai Pseudo R2adj lebih tinggi dibandingkan model SEM dan OLS. Peubah bebas yang berpengaruh signifikan terhadap presentase penduduk miskin di Jawa Barat pada model SAR adalah indeks pendidikan. Pemodelan dengan Spatial Autoregressive Model menghasilkan nilai AIC sebesar 116.99 dengan R2adj sebesar 56.4%.Kata Kunci: Ordinary Least Square (OLS), Regresi Spasial, Spatial Autoregressive (SAR) dan Spatial Error Model (SEM).

Copyrights © 2020