Tingkat persaingan dalam era revolusi industri 4.0 menuntut semua level usaha untuk dapat bertahan dan berkembang secara berkelanjutan dengan memiliki dan memanfaatkan modal sosial yang dimiliki. Jaringan sosial memungkinkan pelaku usaha untuk mengakses infomasi dan sumberdaya untuk meningkatkan kinerja usaha. Dalam kenyataannya, jumlah pelaku usaha mikro dan kecil di pasar tradisional mengalami penurunan. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat modal sosial meliputi kedekatan relasi dalam jaringan sosial usaha mikro kecil di kota Waingapu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Jaringan Sosial untuk mendeskripsikan tingkat sentralitas, dan kedekatan berbagai aktor dalam jaringan sosial. Hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan sosial antar pedangan usaha mikro dan kecil di Pasar Inpres Matawai-Waingapu cukup baik, yang ditandai dengan adanya relasi yang kuat antar pelaku usaha mikro dan kecil dalam jaringan
Copyrights © 2020