ABSTRAK. Seiring berkemanganya zaman, berkembang pula ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi ini mendesak setiap manusia untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Salah satu hal yang penting untuk dilakukan adalah mengembangkan kreativitas anak sejak dini. Kreativitas tersebut akan semakin berkembang seiring berkembangnya imajinasi anak yang didapatkan dari pengalaman belajar hasil interaksinya dengan lingkungan sekitar melalui eksplorasi. Berkaitan dengan hal tersebut, penulis melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangkan kreativitas anak usia dini melalui eksplorasi di TK ABA Keringan, Sleman, Yogyakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penggalian data menggunakan wawancara,observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan, bahwa TK ABA Keringan mengembangkan kreativitas anak dengan mengeksplorasi lingkungan baik di dalam maupun di luar kelas melalui benda-benda yang konkret (nyata) dengan melihat dan memahaminya. Cara yang digunakan untuk mendorong kreativitas dengan metode ekplorasi yaitu menggunakan APE (Alat Permainan Edukatif). Selain itu, menerapkan pembelajaran langsung yaitu menanam padi di sawah, melihat ayam di kandang beserta cara merawatnya, melihat ikan di kolam ikan, menyediakan alat permainan di halaman sekolah seperti bola dunia, jungkat-jungkit, prosotan, trowongan, jembatan rantai, dan tempat pasir. Bahkan beberapa bulan sekali, TK ABA Keringan ini mengadakan karyawisata yaitu berkunjung ke kebun binatang dan mengadakan outbond. Melalui kegiatan tersebut mampu mendorong rasa ingin tahu, belajar lebih fokus, cepat dalam menangkap materi yang disampikan guru, anak aktif dan kritis pada benda-benda yang dilihatnya.Kata Kunci : Kreativitas, Anak Usia Dini, eksplorasi.ABSTRACT Along with the times, so do science and technology. This condition is the closeness of every human being to adapt to these conditions. One of the important things that must be done is to develop children's creativity from an early age. This creativity will further develop along with the development of children who are gained from the experience of learning from their interactions with the environment around the exploration. In this regard, the authors conducted research with the aim of seeing how to develop early childhood creativity through exploration methods at TK ABA Keringan Sleman Yogyakarta. This type of research is descriptive qualitative by extracting data using interviews, observation, and documentation. The results showed that TK ABA Keringan developed children's creativity with the environment both inside and outside the classroom through concrete objects by seeing and understanding them. The method used to encourage creativity with the exploration method is to use the APE (Educational Game Tool). Besides applying direct learning, namely planting rice in the fields, seeing chickens in cages and how to care for them, seeing fish in fish ponds, providing games in the school yard such as globe, seesaw, slide, trowongan, chain bridge, and sand trash cans. . Even every few months, TK ABA Keringan holds field trips, namely visiting the zoo and holding outbound activities. Through these activities, they are able to foster curiosity, learn to be more focused, quickly grasp the material presented by the teacher, and children are active and critical of the objects they see.Keyword : Creativity, Early childhood, Exploration
Copyrights © 2021