Mahsiswa Aceh sebagai kelompok intelektual muda memiliki keinginan kuat dalam berkontribusi dalam meningkatkan kemajuan bangsa melalui pesta demokrasi. Partisipasi politik menjadi titik awal mahasiswa untuk melakukan perubahan dengan menyalurkan suara dalam pemilu, sehingga mendorong antusiasme dan perhatian lebih dalam pemilu. Namun ada mahasiswa yang memutuskan tidak menyalurkan suaranya pada pemilu. Tujuan penelitian ini, mendeskripsikan partisipasi politik dan faktor yang mempengaruhi partisipasi politik mahasiswa asal Aceh di Kota Semarang pada Pemilihan Presiden Tahun 2019. Metode yang digunakan diskriptif kualitatif dengan 17 narasumber yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Aceh Semarang (IPAS). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil peneltian menunjukan partisipasi politik mahasiswa Aceh terjalin baik, dengan tingginya perbincangan mengenai pemilu yang dijalani dalam kehidupan asrama. Tipologi pemilih tergolong kedalam tipe relasional dan kritis yang mampu menilai berdasarkan fakta lapangan. Faktor yang mempengaruhi partisipasi ada tiga faktor kongnitif, kandidat dan orang tua. Faktor hambatan terjadi karena persyaratan admistrasi yang membutuhkan waktu lebih dalam mengurusnya. Keywords :Partisipasi Politik, Mahasiswa, Pemilihan Umum, Pemilihan Presiden
Copyrights © 2021