Jurnal Fatwa Hukum
Vol 3, No 4 (2020): E-Jurnal Fatwa Hukum

WANPRESTASI PEMBELI DALAM PEMBAYARAN PERJANJIAN JUAL BELI LAPTOP SECARA ANGSURAN PADA TOKO MENARA KOMPUTER KECAMATAN PONTIANAK KOTA

NIM. A1011141177, HARMI AFRIANDIE (Unknown)



Article Info

Publish Date
17 Sep 2020

Abstract

Penelitian skripsi ini dilatar belakangi oleh perkembangan zaman, serta untuk menunjang kebutuhan masyarakat untuk melakukan berbagai macam aktifitas. Laptop adalah alat yang diciptakan dan digunakan untuk memudahkan masyarakat, khususnya bagi kalangan pekerja, perusahaan dan pelajar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Toko Menara Komputer Pontianak menyediakan layanan untuk jual beli laptop dengan sistem pembayaran secara angsuran. Dalam proses awal pelaksanaan pembelian laptop, pembeli harus bersedia memenuhi syarat dan ketentuan dari penjual berupa kartu identitas, surat keterangan bekerja dan mempunyai pekerjaan tetap sebagai ketentuan dari penjual. Setelah itu pembeli dan penjual dapat langsung melaksanakan perjanjian jual beli laptop secara angsuran. Namun didalam prakteknya tidak semua pembeli dapat memenuhi perjanjian yang telah disepakati, ada pembeli yang bermasalah dengan pembayaran sisa angsurannya yang berakibat wanprestasi bagi penjual.Skripsi ini memuat rumusan masalah: “faktor apa yang menyebabkan pembeli wanprestasi dalam pembayaran perjanjian jual beli laptop secara angsuran pada toko menara komputer Pontianak”. Adapun tujuan penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan skripsi ini adalah untuk memperoleh data dan informasi sekaligus untuk mengungkapkan faktor penyebab pembeli yang wanprestasi serta untuk mrngungkapkan akibat hukum dan upaya yang dilakukan terhadap pembeli yang wanprestasi. untuk metode penelitian, penulis menggunakan jenis penelitian hukum empiris yaitu metode yang berfungsi untuk dapat melihat hukum dalam antrian nyata serta meneliti bagaimana bekerjanya hukum disuatu lingkungan masyarakat. Dan  dengan menggunakan sifat penelitian deskriptif analisis yaitu dimana penulis meneliti dan menganalisis keadaan subyek dan obyek penelitian dengan keadaan dan fakta yang sebenarnya pada saat penelitian dilakukan.Hasil dari penelitian ini membenarkan bahwa telah terjadi kesepakatan untuk melakukan perjanjian jual beli laptop secara angsuran dan yang menjadi faktor pembeli wanprestasi adalah karena adanya sebagian pembeli yang lalai dengan tanggal jatuh temponya dan ada pula yang mengalami keperluan mendesak. Akibat hukum dari pembeli yang tidak memenuhi kewajibannya adalah  menerima pemotongan gaji dari tempat si pembeli bekerja atau barang yang telah diangsur ditarik oleh toko jika keadaan ekonomi pembeli tidak memungkinkan untuk melanjuti angsurannya. Upaya yang dilakukan pihak Toko sebagai penjual kepada pihak pembeli yang tidak memenuhi kewajibannya adalah dengan terus melakukan komunikasi serta bermediasi kepada para pembeli yang wanprestasi Kata Kunci : Perjanjian Jual Beli Secara Angsuran, Wanprestasi

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...