Sebuah jembatan dapat mengalami penurunan kekuatan akibat kerusakan struktur atau peningkatan beban sehingga tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Retrofiting dan strengthening merupakan alternatif solusi agar jembatan mampu melayani beban yang melintas sampai umur rencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting jembatan dan menganalisis metode retrofiting dan strengthening yang efisien dari segi kekuatan struktur dan biaya konstruksi. Analisis struktur prategang eksternal berdasarkan Pd-T-02-2004-B sedangkan sistem portal sesuai SNI-1729-2015. Hasil pengamatan kondisi jembatan menunjukkan bahwa Jembatan Way Bako I telah mengalami kerusakan struktur maupun non struktur. Nilai momen nominal dan lendutan sebelum perkuatan adalah 5569,57 kN.m dan 18 mm, setelah diperkuat dengan sistem prategang eksternal menjadi 7097,88 kN.m (Mu/Mn = 0,8191) dan 17 mm sedangkan sistem portal 13764,62 kN.m (Mu/Mn = 0,4131) dan 18 mm. Biaya sistem prategang eksternal Rp 1.170.790.000,- sedangkan sistem portal Rp 1.658.740.000,-. Dengan demikian metode prategang eksternal lebih tepat diterapkan pada Jembatan ini.
Copyrights © 2020