Penggunaan teknologi yang terus berkembang melahirkan terobosan terbaru dalam dunia kesehatan salah satunya yaitu metode pengontrolan cairan bagi penderita penyakit gagal ginjal kronis. Fenomena yang sering ditemukan pada pasien gagal ginjal kronis yaitu rendahnya self manajemen dalam melakukan pengontrolan cairan. Dalam studi ini peneliti memanfaatkan perkembangan teknologi guna membantu meningkatkan self manajemen cairan pasien dalam melakukan pengontrolan cairan yaitu dengan media aplikasi android yang diberi nama SMCKD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quasi Experimental Design. Responden sebanyak 70 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok. Hasil uji statistik McNemar sebelum dan sesudah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD pada kelompok eksperimen didapatkan nilai p value = 0,000 yang berarti ada pengaruh aplikasi SMCKD terhadap self manajemen cairan pasien. Sedangkan hasil uji Chi-Square sesudah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD pada kelompok eksperimen dan kontrol diperoleh nilai p value = 0,000 yang berarti ada perbedaan tingkat self manajemen cairan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah dilakukan intervensi aplikasi SMCKD.Kata kunci : Self manajemen cairan, aplikasi Self Manajemen Chronic Kidney Disease (SMCKD
Copyrights © 2020