Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan terdapat siswa yang menantang guru untuk berkelahi saat pulang sekolah, hal tersebut dikarenakan siswa yang tidak terima dengan hukuman yang diberikan guru karena melanggar tatatertib sekolah, siswa SMP yag bunuh diri karena dibully, terdapatnya pelajar yang tewas dalam tawuran antar pelajar serta siswa yang berteriak kencang sambil mengucapkan kata-kata kurang sopan karena kalah main game. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self control dan perilaku agresif. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPA dengan jumlah keseluruhan sebanyak 80 orang. Metode peneltian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket variabel X (Self Control) dan variabel Y (Perilaku Agresif). Dengan teknik analisis data menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara self control dengan perilaku agresif, hipotesis diterima adalah Ha dan Ho ditolak dengan nilai rhitung=0.652 lebih besar dari rtabel=0.220 Maka dari itu guru Bimbingan dan Konseling bisa memberikan layanan BK sebagai strategi untuk mengurangi perilaku agresif pada siswa. Diantaranya layanan informasi, layanan penguasaan konten, dan konseling kelompok
Copyrights © 2020