Hasil penelitian bahwa serangga hama yang ditemukan adalah ordo hemiptera (kepik) yang ditemukan terdiri dari 4 spesies: kepik bertungkai (anasa tristis), kepik hijau (Nezara viridula), walang sangit (leptocorica acuta) dan semut hitam (Dolichoderus thoracicus smith), ordo orthoptera (belalang) famili acrididae (belalang bersungut pendek), dan ordo coleoptera famili chrisomelidae yang ditemukan di areal persawahan terdiri dari satu spesies: kumbang daun biji-bijian (oulena melanoplus). Dari hasil di atas maka dapat disimpulkan bahwa serangga hama padi sawah yaitu 1) kepik (ordo hemiptera) seperti Kepik bertungkai, Kepik hijau, Walang sangit, dan Semut hitam, 2) belalang (ordo orthoptera), belalang merupakan hama potensial meskipun keberadaan hama selalu ditemukan di setiap sampel penelitian hama ini tidak terlalu membahayakan, 3) kumbang (ordo coleopteran), kumbang ini terdapat pada areal persawahan karena adanya invasi akibat persaingan dalam mendapatkan makanan. Saran: 1) Disarankan kepada seluruh petani di Desa Bawolowani Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan untuk melakukan pencegahan terhadap hama yang merusak tanaman padi sawah dengan cara menggunakan insektisida. 2) Perlu diadakan penyuluhan terhadap petani padi sawah supaya hasil penelitian benar-benar bermanfaat bagi petani dalam menangani masalah serangga hama padi sawah maupun hama lainnya.
Copyrights © 2020