Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan wahana untuk mengembangkan dan melestarikan nilai luhur dan moral yang berakar pada budaya bangsa Indonesia yang diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk perilaku pada kehidupan sehari-hari siswa, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat, warga negara, dan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Onolalu yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Inovatif Progrsif dengan metode diskusi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VII yang berjumlah 40 orang yang terdiri dari 23 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Dengan penerapan model pembelajaran Inovatif Progresif dengan metode diskusi pada mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan pada materi pokok Hak Asasi Manusia, maka diperoleh hasil penelitian bahwa adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Inovatif Progresif hasil belajar siswa meningkat dari yang sebelumnya karena siswa mampu untuk melibatkan diri secara aktif dan mampu mengembangkan cara berpikir dalam mengemukakan ide-ide yang baru. Semoga model pembelajaran Inovatif Progresif ini dapat dijadikan sebagai model pembelajaran dalam proses pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2020